Merk Tanki Air Anti Lumut – Menjamin ketersediaan air bersih pada berbagai area merupakan tanggung jawab penting bagi setiap pemiliknya demi kesehatan bersama.
Masalah utama yang sering muncul pada penampungan air adalah pertumbuhan lumut hijau yang sangat mengganggu kebersihan.
Dalam memilih merk tanki air anti lumut yang tepat menjadi solusi cerdas tersendiri agar airnya tetap higienis terjaga.
Teknologi perlindungan terhadap sinar matahari menjadi kunci utama mengapa sebuah tanki bisa bebas dari serangan lumut.
Penggunaan wadah penyimpanan yang salah bisa menyebabkan kran air tersumbat serta menimbulkan bau tidak sedap tersendiri pada berbagai area.
Nah, tepat pada artikel kali ini akan menjelaskan beberapa rekomendasi merk wadah penyimpanan anti lumut paling populer.
Jadi, untuk lebih jelasnya bisa simak artikel ini sampai habis.
5 Merk Tanki Air Anti Lumut Populer
Memilih tanki yang tepat memerlukan pemahaman mendalam mengenai spesifikasi dan fitur unggulan yang ditawarkan oleh setiap produsen.
Kondisi iklim tropis di Indonesia menuntut material yang mampu bertahan dari cuaca ekstrem tanpa mengurangi kualitas air dalamnya.
Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa pilihan merk wadah penyimpanan anti lumut populer yaitu:
1. Tanki Air Merk Grand

Pada posisi pertama ada merk Grand, yang merupakan salah satu brand populer berfokus pada kekuatan material.
Untuk materialnya sendiri dari HDPE murni dan tersedia jenis stainless steel. Merk yang satu ini tahan terhadap segala perubahan cuaca ekstrem.
Terdapat perlindungan anti UV yang menjadikan lumut tidak mudah tumbuh. Bahkan brand dari Grand sendiri menjadi yang pertama dan satu-satunya sudah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI.
Pada wadah penyimpanan ini terdapat garansi memadai, sehingga memberikan kenyamanan bagi para konsumen dalam menggunakannya.
Selain itu, pilihan tanki Grand juga sudah anti virus dan anti bakteri.
2. Tanki Air Merk Penguin

Brand Penguin sendiri terdapat teknologi Light-Proof, yang berfungsi untuk mengurangi kerepotan membersihkan lumut membandel.
Hal ini menjadikan bagian dindingnya kedap cahaya dan terbebas dari mikroorganisme tersebut. Setiap warna dari tanki merk Penguin proses pembuatannya melalui ekstruksi bertekanan tinggi yang menyatukan pigmennya.
Sehingga sinar matahari tidak bisa tembus untuk memastikan lumut tidak tumbuh.
3. Tanki Air Merk Mpoin

Wadah penyimpanan merk Mpoin ini menggunakan kombinasi 3 bahan anti microbial berupa Silver Ion, Zinc, dan Copper.
Teknologi tersebut sudah terbukti mampu membunuh virus Corona maupun bakteri. Terdapat perlindungan yang mampu menangkal cahaya matahari, sehingga anti lumut.
Selain itu, tanki merk Mpoin ini sudah teruji di laboratorium Jepang akan ketahanannya.
4. Tanki Air Merk Pennyu

Tanki dengan merk Pennyu sendiri setiap produknya melalui uji kualitas yang ketat. Bahkan pada wadah penyimpanan Pennyu sendiri sudah berstandar SNI, sehingga soal kualitas tidak perlu diragukan.
Pada wadah penyimpanan merk Pennyu sendiri terdapat Ultraviolet Resistance (UV Stabilizer) yang menjadikannya tidak mudah berlumut.
Lapisan dinding tankinya juga kedap cahaya matahari, jadi aman dari lumut maupun mikroorganisme.
5. Tanki Air Merk Titan

Merk wadah penyimpanan Titan sendiri terbuat dari HDPE murni tanpa bahan campuran lainnya. Jadi, mempunyai ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem.
Tanki merk Titan sendiri sudah ada perlindungan anti virus dan anti bakteri, sehingga aman untuk penyimpanan air bersih.
Selain itu wadah penyimpanan merk Titan sendiri juga anti UV, jadi air tetap aman tanpa khawatir tumbuh lumut. Bahkan, harganya pada berbagai pasaran terjangkau dan ramah di kantong.
Cara Supaya Tanki Air Tidak Mudah Berlumut

Menjaga kualitas air bersih pada rumah merupakan hal yang sangat penting untuk menjamin kesehatan seluruh penggunanya setiap hari.
Masalah lumut yang tumbuh dalam tanki seringkali menjadi penyebab air menjadi bau serta kran tersumbat. Berikut ini ada beberapa cara supaya tankinya tidak mudah berlumut yaitu:
1. Memilih Tanki dengan Teknologi Lapisan Gelap
Cara pertama yang paling efektif adalah memastikan tanki memiliki lapisan dinding berwarna hitam yang pekat.
Lapisan ini berfungsi sebagai penghalang masuknya sinar matahari ke dalam ruang penyimpanan air bersih.
2. Menempatkan Tanki pada Area yang Teduh
Usahakan untuk tidak meletakkan wadah penyimpanan air langsung pada bawah paparan sinar matahari terik sepanjang hari secara terus menerus.
Bisa membangun atap pelindung atau meletakkannya pada sisi bangunan yang terlindung dari cahaya matahari.
3. Memastikan Tutupnya Selalu Terkunci Rapat
Pastikan penutup bagian atas tanki selalu dalam posisi terkunci dengan sempurna agar tidak ada celah cahaya yang masuk.
4. Memilih Warna Tanki yang Gelap
Jika belum memiliki tanki, pilihlah varian warna gelap seperti hitam atau biru tua saat melakukan pembelian awal.
Warna gelap secara alami memiliki kemampuan menangkal radiasi ultraviolet yang lebih baik.
5. Menguras Endapan Lumpur Secara Rutin
Lakukanlah pengurasan rutin setiap 6 bulan sekali untuk membuang kotoran atau tanah yang mengendap pada dasar tankinya.
6. Memasang Filter Air pada Saluran Masuk (Inlet)
Pasanglah alat penyaring atau filter air sebelum airnya dari sumur atau PAM masuk ke dalam tankinya. Filter ini akan menangkap spora lumut dan partikel kotoran halus sehingga air yang tersimpan sudah dalam kondisi steril.
7. Menjaga Kebersihan Area di Sekitar Tanki
Pastikan lingkungan pada sekitar menara atau dudukan tanki selalu bersih dan tidak lembap guna mencegah pertumbuhan jamur.
Area yang bersih akan meminimalisir kemungkinan serangga atau kotoran masuk ke dalam tankinya saat sedang terbuka.
Tips Mudah Membersihkan Tanki Air dari Lumut

Melakukan pembersihan tanki secara berkala merupakan aktivitas perawatan yang sangat penting untuk menjamin kesehatan penggunanya.
Penumpukkan lumut yang membiarkannya terlalu lama bisa menyumbat saluran pipa serta menjadi sarang berkembang biaknya bakteri berbahaya.
Berikut ini ada beberapa tips mudah dalam memberikan wadah penyimpanan ini dari lumut yaitu:
1. Kosongkan Air dan Sisakan Sedikit pada Dasar
Tips pertama adalah mematikan pompa serta menguras isi tankinya sampai hanya tersisa sedikit air di bagian paling bawah.
Sisa air ini sangat berguna untuk membantu melarutkan gumpalan lumut saat mulai menyikat dinding bagian dalam.
2. Gunakan Sikat Plastik yang Bertangkai Panjang
Pakailah sikat dengan bulu plastik yang cukup kuat namun tetap halus agar tidak menggores lapisan pelindung anti lumut.
Penggunaan tangkai panjang akan sangat memudahkan dalam menjangkau sudut-sudut yang sulit tanpa harus masuk sepenuhnya.
3. Manfaatkan Larutan Alami
Bisa menggunakan campuran air dengan asam sitrat atau sitrun untuk merontokkan kerak lumut yang membandel secara sangat cepat.
Bahan alami ini jauh lebih aman bagi kesehatan daripada menggunakan cairan pemutih kimia yang baunya menyengat.
4. Gosok dengan Gerakan Memutar dan Searah
Mulailah menyikat dinding tanki dengan gerakan memutar yang stabil dari arah atas menuju ke bawah secara teratur.
5. Bersihkan Lubang Outlet dan Pipa Ventilasi
Jangan lupa untuk membersihkan area sekitar lubang keluaran air serta pipa udara agar tidak ada sumbatan lumut yang tertinggal.
6. Bilas dengan Air Mengalir Secara Berulang
Siramlah dinding bagian dalam menggunakan selang air bertekanan tinggi untuk membilas sisa kotoran yang sudah terlepas dari dindingnya.
Lakukan pembilasan ini berkali-kali hingga air yang keluar melalui lubang pengurasan terlihat benar-benar jernih.
7. Lap Kering Bagian Tutup Tanki
Pastikan juga membersihkan bagian dalam tutup tankinya menggunakan kain bersih yang sudah basah dengan larutan anti bakteri ringan.
Penutup
Nah, jadi itulah tadi penjelasan mengenai berbagai pilihan merk tanki air anti lumut terbaik. Pastikan untuk menggunakan tanki berkualitas tinggi agar tahan lama.
Dapatkan tanki berkualitas tinggi di berbagai marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.