Skip to content
[ivory-search id="36" title="Default Search Form"]
Home » Blog » Mengenal Perbedaan Jenis Tanki Air di Pasaran

Mengenal Perbedaan Jenis Tanki Air di Pasaran

Perbedaan Jenis Tanki Air – Memilih wadah penyimpanan air bersih merupakan langkah awal yang sangat penting bagi kenyamanan setiap orang.

Ketersediaan airnya yang higienis sangat bergantung pada kualitas penggunaan wadah penyimpanannya setiap hari.

Pada saat ini ada berbagai jenis tanki yang ada di pasaran. Oleh karena itu, dalam memahami perbedaan wadah penyimpanan tersebut menjadi hal yang sangat penting.

Hal tersebut supaya tidak salah dalam menentukan pilihan investasi. Bahkan, banyak masyarakat awam yang sering kali merasa bingung saat melihat beragam merek di toko bangunan.

Perkembangan teknologi kini telah melahirkan inovasi wadah air yang jauh lebih kuat. Melalui artikel kali ini akan membahas lebih lanjut perbedaan dari wadah penyimpanan airnya.

Jadi, untuk lebih jelasnya bisa simak artikel berikut.

Berbagai Jenis Tanki Air yang Ada di Pasaran

Berbagai Jenis Tanki Air yang Ada di Pasaran

Memilih sistem penyimpanan air yang tepat merupakan langkah awal sangat penting bagi kenyamanan siapapun.

Ketersediaan airnya yang higienis sangat bergantung pada kualitas pemakaian wadah penampung setiap harinya. Berikut ini ada beberapa jenis tanki air yang biasanya ada dijual pada pasaran yaitu:

1. Tanki Air Plastik HDPE

Jenis pertama adalah tanki berbahan HDPE (High Density Polyethylene) yang sangat populer karena harganya terjangkau serta tahan terhadap korosi.

Material ini cukup fleksibel dan mampu meredam benturan fisik dengan baik selama proses pengangkutan maupun penggunaan rutin.

2. Tanki Air Stainless Steel 304

Jenis ini menawarkan tampilan yang mewah serta terjamin bebas dari pertumbuhan lumut karena sifatnya kedap cahaya matahari.

Wadah penyimpanan ini sangat cocok bagi yang mengutamakan kebersihan air serta keindahan arsitektur bangunan.

3. Tanki Air Fiberglass (FRP)

Wadah ini terbuat dari serat kaca yang biasanya memiliki kapasitas sangat besar serta sering menggunakannya untuk kebutuhan industri.

4. Jenis Panel (Sistem Modular)

Tanki ini terdiri dari kepingan panel yang menyusunnya secara manual pada lokasi proyek guna menyesuaikan kapasitas ruang tersedia.

5. Tanki Air Jenis Tanam

Jenis ini rancangannya khusus dengan struktur dinding tebal serta memperkuatnya guna menahan tekanan tanah saat tertanam pada bawah permukaan tanah.

Wadah penyimpanan ini sangat menghemat ruang atas lahan karena seluruh sistem penyimpanannya berada tersembunyi.

6. Tanki Air Polyethylene Blow Moulding

Jenis ini merupakan inovasi tersendiri yang produksinya dengan metode tiup sehingga menghasilkan dinding jauh lebih kuat dan padat.

Teknik ini memastikan tidak ada bekas sambungan pada badan tankinya sehingga risiko kebocoran akibat tekanan air bisa berkurang.

Perbedaan Tanki Air Roto dan Blow

Perbedaan Tanki Air Roto dan Blow

Memahami metode pembuatan tanki air merupakan hal yang sangat mendasar agar tidak salah dalam memilih kualitas wadah penyimpanannya untuk hunian.

Banyak masyarakat awam yang sering kali menganggap semua wadah penyimpanan memiliki kekuatan sama meskipun proses produksinya berbeda.

Nah, berikut ini ada beberapa perbedaan wadah penyimpanan jenis Roto dan Blow yaitu:

1. Proses Manufaktur dan Pencetakan

Perbedaan pertama terletak pada cara pembentukan material, di mana jenis roto membuatnya dengan memutar cetakan dalam oven yang sangat panas.

Jenis blow membuatnya menggunakan sistem tiup udara bertekanan tinggi yang menekan material plastik ke dinding cetakan dengan sangat cepat.

2. Kepadatan Molekul Plastik

Sistem blow memiliki kepadatan molekul yang jauh lebih rapat karena menekannya oleh udara yang sangat kuat.

Hal ini berbeda dengan sistem roto yang hanya mengandalkan gaya gravitasi saat material meleleh dan menempel pada dinding.

3. Ketebalan Dinding yang Stabil

Teknologi blow moulding memungkinkan kontrol ketebalan dinding yang akurat pada setiap bagian mulai dari dasar hingga bagian atas tankinya.

Pada jenis roto, sering kali menemukan penumpukan material yang tidak rata atau bagian sudut yang cenderung lebih tipis.

4. Tekstur Permukaan Dinding Dalam

Dinding bagian dalam wadah penyimpanan jenis blow memiliki tekstur yang sangat halus, licin, serta hampir tidak memiliki pori-pori.

Kondisi ini cukup berbeda dengan jenis roto yang terkadang memiliki permukaan dalam yang tampak berpori.

5. Ketahanan Terhadap Tekanan Air

Karena memiliki kepadatan yang sangat tinggi, wadah penyimpanan jenis blow memiliki kemampuan menahan tekanan air dari dalam.

6. Ketahanan Terhadap Benturan

Material hasil proses tiup memiliki tingkat elastisitas yang lebih stabil sehingga lebih tahan terhadap risiko pecah.

Kepadatan molekul yang rapat pada tanki blow mencegah perambatan retak jika terjadi benturan keras selama proses pemindahan atau pemasangan.

Rekomendasi Tanki Air Merk Prime

Rekomendasi Tanki Air Merk Prime

Untuk salah satu rekomendasi wadah penyimpanannya yang tepat di berbagai area, maka pilihannya bisa menggunakan tanki merk Prime.

Wadah penyimpanan yang satu ini terbuat dari bahan HDPE murni berkualitas tinggi tanpa material campuran apapun.

Hal inilah yang menjadikan tanki merk Prime punya ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem.

Wadah penyimpanan merk Prime sendiri tersedia dalam berbagai pilihan ukuran. Tanki yang satu ini punya dinding yang kuat dan tebal.

Sehingga mampu menampung air dengan aman tanpa khawatir bocor atau retak. Tanki merk Prime juga sudah ada perlindungan anti lumut dan anti virus.

Penutup

Jadi itulah tadi penjelasan tentang berbagai perbedaan jenis tanki air sebelum membelinya. Pastikan untuk menggunakan tanki berkualitas tinggi agar tahan lama.

Dapatkan tanki berkualitas tinggi di berbagai marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *